Ads 468x60px

Selasa, 04 Juni 2013

Fenomena : Wajib Militer Indonesia

RUU Wajib Militer, Buruh: Urgensinya Untuk Apa?

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews


Jakarta - Dalam RUU komponen Cadangan Pertahanan Negara mengatur PNS dan pekerja/buruh wajib menjadi anggota komponen cadangan, Buruh meminta pemerintah mengkaji terlebih dahulu sebelum mengesahkan. Selain itu saat ini belum ada kejelasan untuk apa RUU tersebut dibuat.

"Pemerintah mesti mengkaji baik buruk dan untuk apa targetnya, karena wajib militer di Indonesia merupakan hal baru, sehingga tidak jelas untuk apa urgensi program ini," tutur Muhamad Rusdi Kordinator Forum Buruh DKI Jakarta, saat dihubungi, Senin (3/6/2013)

Selain itu ia meminta jika memang RUU tersebut disahkan pemerintah harus mensosialisaikan ke masyarakat dan buruh.

"Jangan sampai ini menjadi wacana publik yang tidak produktif, kalau tujuan tidak jelas, kalau semua jelas keuntungan untuk buruh saya yakin tidak ada masalah,"

Rusdi mengatakan jangan sampai adanya wacana dari RUU tersebut justru dijadikan sebagai pengalihan isu untuk kesejahteraan buruh, dimana saat ini pihaknya tengah memperjuangkan haknya.

"Kalau belum jelas urgensinya. apakah indonesia sedang gawar daruarat oleh karena itu pemerintah harus menjelaskannya. Seharusnya pemerintah lebih mementingkan kesejahteraan rakyat, upah layak, pendidikan murah, bukan mengesahkan ruu ormas, atau seperti ini yang tidak jelas urgensinya apa," tuturnya.

Sumber : detik.com

Tanggapan Saya:
Ketika saya mendengar tentang berita ini, saya langsung menanggapinya dengan pro. Entah bagaimana pendapat orang lain tentang RUU ini. Yang jelas wajib militer ini sebenarnya sangatlah berguna. Karena kita tahu bagaimana perkembangan Dunia kedepan. Bila suatu saat kita di satu titik adanya peperangan, Negara Republik Indonesia ini sudah siap, Walaupun kita lebih menginginkan perdamaian, tetapi tidak ada salahkan jika kita menyiapkan segala. Mungkin beberapa masyarakat yang kontra dengan RUU ini, mereka berfikir bahwa dengan diadakannya Wajib Militer ini akan menambah kasus Korupsi, karena sejujurnya beberapa pejabat yang ada di Republik Indonesia ini sudah terkontaminasi dengan Korupsi.

Hobby : DVDing

Nge-DVDing

Sebenernya gue udh bingung mau nulis apa lagi tentang hobby gue ini. Ya tapi tugas Soft Skill ini nyuruh gue buat nulis hobby gue tiap bulannya. Ya sekarang gue tulis aja hooby gue nge-DVDing.


Kalo lagi libur dan gada kerjan gitu pasti ngablu abis kan, nah biasanya itu gue nonton film yang gue punya bisa sampe seharian gue nonton film. Ya gatau kenapa, soalnya dari pada gajelas gitu. Mendingan nonton film kan? Banyak filmnya yang sebelumnya udh gue tonton tapi gue tonton lagi. Gatau kenapa gue suka aja gitu sama jalan ceritanya. Kalo itung udh berapa film yang gue tonton gue juga gatau ya, soalnya ga ngitungin juga. Yg jelas ada beberapa film yang gue suka banget. Dari film horror, drama, sampe action gitu. Dan ini refrensi film-film yang menurut gue sih oke.













Rabu, 01 Mei 2013

Hobby : Koleksi Sepatu


Koleksi Sepatu

Hai kali ini gue bakalan nyeritain hobby terbaru gue. Ya blm lama juga sih gue ngenekunin hobby gue ini, ya oke gue ngoleksi sepatu. Ya baru sedikit sih, gue punya 6 pasang sepatu. Gatau awalnya gimana gue bisa suka ngeleksi sepau. Ya karna sepatu itu berguna terus bisa menunjang penampilan. Range harganya juga ga mahal-mahal banget sih, karna menurut gue yang penting nyaman dan pantes. Ga lucu juga kan kalo mahal tapi ga pantes di pake.

Dan yang jelas beli sesuatu make duit sendiri itu lebih terasa bangga ketimbang minta orang tua. Sepatu yang sekarang lagi gue suka itu model boots gitu. Soalnya keliatan agak lebih tinggi gitu kalo make boots. Pokoknya sepatu itu bener-bener  bisa menunjang penampilan banget deh.



Rabu, 24 April 2013

SoftSkill Pendidikan Kewarganegaraan : Analisis Faktor Fundamental Negara dikaitkan dengan Globalisasi

Fenomena : Eyang Subur VS Adi Bing Slamet


Adi Bing Slamet Laporkan Eyang Subur ke Polisi

 

JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah mengantongi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait penyimpangan akidah yang dilakukan Eyang Subur, mantan gurunya, Adi Bing Slamet akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Rabu (23/4/2013). Adi tak datang sendiri. Ia ditemani Arya Wiguna, Ibu Subangun, dan kuasa hukumnya Fahmi Bahmid untuk melaporkan Eyang Subur. "Mau laporin Subur biar enggak kabur," ujar Adi. Adi berencana melaporkan Subur terkait penistaan agama. Toh, pada kesempatan itu bukan hanya Adi CS yang mendatangi SPK Polda Metro Jaya, ada juga sejumlah anggota masyarakat yang menamai dirinya Gerakan Reformis Islam (Garis). Mereka juga ikut melaporkan Subur dan menuntutnya bertobat. "Subur melanggar akidah Islam, secara tidak langsung dia sesat, agar Subur meminta maaf kepada rakyat, tobat, dan harus menghentikan hujatan kepada ulama," ujar KH Chep Hermawan, Ketua Penegak Syariah Garis. Garis akan melaporkan Subur dengan laporan yang berbeda dari Adi meski sama-sama mengadukan atas dugaan penistaan agama.
Sumber :  Kompas

Tanggapan Saya :
Oke deh memang permasalahan atau bisa dibilang perseteruan antara eyang subur dan Adi bing Slamet menjadi trend bahasan di media-media online dan juga media lainnya, selama yang kami lihat tampak video Adi yang tampak mengutarakan ‘ketidaksenangannya’ terhadap sosok Eyang Subur saat diwawancara itu, lalu apa sebenarnya yang terjadi pada keduanya, kenapa bisa demikian?
Ditelusuri lebih jauh ternyata kejadian ini sering dikaitkan dengan RUU Santet yang sedang dalam pengusulan namun menuai banyak pro dan kontra sehingga harus menjadi sebuah fenomena baru yang populer, lalu hubungannya dengan Eyang Subur dan Adi Bing Slamet yang lagi konflik.
Ya tentu ada dimana Eyang Subur itu kan paranormal dan juga katanya bisa nyantet terus Adi Bing Slamet dulu sering menggunakan jasa Eyang Subur (bukan nyantet) sekarang kok malah jadi konflik, lalu apa yang sebenarnya terjadi?
Dugaan kuat ada salah satu yang telah dirugikan dan dari pengamatan pemberitaan yang ada Adi merasa telah dirugikan oleh Eyang Subur lalu hendak menuntut Eyang sang dukun, namun Eyang kembali mengancam dengan akan membuat Adi menyesal akan tindakannya sehingga membuat masalah ini menjadi pelik dan kontroversial.
Kabar terakhir menyebutkan kalau Adi kian gencar ‘menyerang’ Eyang Subur lewat media diduga lantaran sakit hati sama si dukun dan ternyata itu dimulai sejak tahun 2011 yang lalu saat Adi sakit jantung yang diduga dibuat oleh sang dukun, hingga kini rasa sakit hati Adi semakin memuncak.
 

News Studentsite

News Studentsite