Senin, 28 Oktober 2013
Rabu, 05 Juni 2013
Selasa, 04 Juni 2013
Fenomena : Wajib Militer Indonesia
RUU Wajib Militer, Buruh: Urgensinya Untuk Apa?
Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Dalam RUU komponen Cadangan Pertahanan Negara mengatur PNS dan pekerja/buruh wajib menjadi anggota komponen cadangan, Buruh meminta pemerintah mengkaji terlebih dahulu sebelum mengesahkan. Selain itu saat ini belum ada kejelasan untuk apa RUU tersebut dibuat.
"Pemerintah mesti mengkaji baik buruk dan untuk apa targetnya, karena wajib militer di Indonesia merupakan hal baru, sehingga tidak jelas untuk apa urgensi program ini," tutur Muhamad Rusdi Kordinator Forum Buruh DKI Jakarta, saat dihubungi, Senin (3/6/2013)
Selain itu ia meminta jika memang RUU tersebut disahkan pemerintah harus mensosialisaikan ke masyarakat dan buruh.
"Jangan sampai ini menjadi wacana publik yang tidak produktif, kalau tujuan tidak jelas, kalau semua jelas keuntungan untuk buruh saya yakin tidak ada masalah,"
Rusdi mengatakan jangan sampai adanya wacana dari RUU tersebut justru dijadikan sebagai pengalihan isu untuk kesejahteraan buruh, dimana saat ini pihaknya tengah memperjuangkan haknya.
"Kalau belum jelas urgensinya. apakah indonesia sedang gawar daruarat oleh karena itu pemerintah harus menjelaskannya. Seharusnya pemerintah lebih mementingkan kesejahteraan rakyat, upah layak, pendidikan murah, bukan mengesahkan ruu ormas, atau seperti ini yang tidak jelas urgensinya apa," tuturnya.
Sumber : detik.com
Tanggapan Saya:
Ketika saya mendengar tentang berita ini, saya langsung menanggapinya dengan pro. Entah bagaimana pendapat orang lain tentang RUU ini. Yang jelas wajib militer ini sebenarnya sangatlah berguna. Karena kita tahu bagaimana perkembangan Dunia kedepan. Bila suatu saat kita di satu titik adanya peperangan, Negara Republik Indonesia ini sudah siap, Walaupun kita lebih menginginkan perdamaian, tetapi tidak ada salahkan jika kita menyiapkan segala. Mungkin beberapa masyarakat yang kontra dengan RUU ini, mereka berfikir bahwa dengan diadakannya Wajib Militer ini akan menambah kasus Korupsi, karena sejujurnya beberapa pejabat yang ada di Republik Indonesia ini sudah terkontaminasi dengan Korupsi.
Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jakarta - Dalam RUU komponen Cadangan Pertahanan Negara mengatur PNS dan pekerja/buruh wajib menjadi anggota komponen cadangan, Buruh meminta pemerintah mengkaji terlebih dahulu sebelum mengesahkan. Selain itu saat ini belum ada kejelasan untuk apa RUU tersebut dibuat.
"Pemerintah mesti mengkaji baik buruk dan untuk apa targetnya, karena wajib militer di Indonesia merupakan hal baru, sehingga tidak jelas untuk apa urgensi program ini," tutur Muhamad Rusdi Kordinator Forum Buruh DKI Jakarta, saat dihubungi, Senin (3/6/2013)
Selain itu ia meminta jika memang RUU tersebut disahkan pemerintah harus mensosialisaikan ke masyarakat dan buruh.
"Jangan sampai ini menjadi wacana publik yang tidak produktif, kalau tujuan tidak jelas, kalau semua jelas keuntungan untuk buruh saya yakin tidak ada masalah,"
Rusdi mengatakan jangan sampai adanya wacana dari RUU tersebut justru dijadikan sebagai pengalihan isu untuk kesejahteraan buruh, dimana saat ini pihaknya tengah memperjuangkan haknya.
"Kalau belum jelas urgensinya. apakah indonesia sedang gawar daruarat oleh karena itu pemerintah harus menjelaskannya. Seharusnya pemerintah lebih mementingkan kesejahteraan rakyat, upah layak, pendidikan murah, bukan mengesahkan ruu ormas, atau seperti ini yang tidak jelas urgensinya apa," tuturnya.
"Pemerintah mesti mengkaji baik buruk dan untuk apa targetnya, karena wajib militer di Indonesia merupakan hal baru, sehingga tidak jelas untuk apa urgensi program ini," tutur Muhamad Rusdi Kordinator Forum Buruh DKI Jakarta, saat dihubungi, Senin (3/6/2013)
Selain itu ia meminta jika memang RUU tersebut disahkan pemerintah harus mensosialisaikan ke masyarakat dan buruh.
"Jangan sampai ini menjadi wacana publik yang tidak produktif, kalau tujuan tidak jelas, kalau semua jelas keuntungan untuk buruh saya yakin tidak ada masalah,"
Rusdi mengatakan jangan sampai adanya wacana dari RUU tersebut justru dijadikan sebagai pengalihan isu untuk kesejahteraan buruh, dimana saat ini pihaknya tengah memperjuangkan haknya.
"Kalau belum jelas urgensinya. apakah indonesia sedang gawar daruarat oleh karena itu pemerintah harus menjelaskannya. Seharusnya pemerintah lebih mementingkan kesejahteraan rakyat, upah layak, pendidikan murah, bukan mengesahkan ruu ormas, atau seperti ini yang tidak jelas urgensinya apa," tuturnya.
Sumber : detik.com
Tanggapan Saya:
Ketika saya mendengar tentang berita ini, saya langsung menanggapinya dengan pro. Entah bagaimana pendapat orang lain tentang RUU ini. Yang jelas wajib militer ini sebenarnya sangatlah berguna. Karena kita tahu bagaimana perkembangan Dunia kedepan. Bila suatu saat kita di satu titik adanya peperangan, Negara Republik Indonesia ini sudah siap, Walaupun kita lebih menginginkan perdamaian, tetapi tidak ada salahkan jika kita menyiapkan segala. Mungkin beberapa masyarakat yang kontra dengan RUU ini, mereka berfikir bahwa dengan diadakannya Wajib Militer ini akan menambah kasus Korupsi, karena sejujurnya beberapa pejabat yang ada di Republik Indonesia ini sudah terkontaminasi dengan Korupsi.
Hobby : DVDing
Nge-DVDing
Sebenernya gue udh bingung mau nulis apa lagi tentang hobby
gue ini. Ya tapi tugas Soft Skill ini nyuruh gue buat nulis hobby gue tiap
bulannya. Ya sekarang gue tulis aja hooby gue nge-DVDing.
Kalo lagi libur dan gada kerjan gitu pasti ngablu abis kan,
nah biasanya itu gue nonton film yang gue punya bisa sampe seharian gue nonton
film. Ya gatau kenapa, soalnya dari pada gajelas gitu. Mendingan nonton film
kan? Banyak filmnya yang sebelumnya udh gue tonton tapi gue tonton lagi. Gatau kenapa
gue suka aja gitu sama jalan ceritanya. Kalo itung udh berapa film yang gue
tonton gue juga gatau ya, soalnya ga ngitungin juga. Yg jelas ada beberapa film
yang gue suka banget. Dari film horror, drama, sampe action gitu. Dan ini refrensi film-film yang menurut gue sih oke.
Rabu, 01 Mei 2013
Hobby : Koleksi Sepatu
Koleksi Sepatu
Hai kali
ini gue bakalan nyeritain hobby terbaru gue. Ya blm lama juga sih gue
ngenekunin hobby gue ini, ya oke gue ngoleksi sepatu. Ya baru sedikit sih, gue
punya 6 pasang sepatu. Gatau awalnya gimana gue bisa suka ngeleksi sepau. Ya karna
sepatu itu berguna terus bisa menunjang penampilan. Range harganya juga ga
mahal-mahal banget sih, karna menurut gue yang penting nyaman dan pantes. Ga lucu
juga kan kalo mahal tapi ga pantes di pake.
Dan yang
jelas beli sesuatu make duit sendiri itu lebih terasa bangga ketimbang minta
orang tua. Sepatu yang sekarang lagi gue suka itu model boots gitu. Soalnya keliatan
agak lebih tinggi gitu kalo make boots. Pokoknya sepatu itu bener-bener bisa menunjang penampilan banget deh.
Rabu, 24 April 2013
Fenomena : Eyang Subur VS Adi Bing Slamet
Adi Bing Slamet Laporkan
Eyang Subur ke Polisi
JAKARTA,
KOMPAS.com — Setelah mengantongi fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)
terkait penyimpangan akidah yang dilakukan Eyang Subur, mantan gurunya, Adi
Bing Slamet akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro
Jaya, Rabu (23/4/2013). Adi tak datang sendiri. Ia ditemani Arya Wiguna, Ibu
Subangun, dan kuasa hukumnya Fahmi Bahmid untuk melaporkan Eyang Subur. "Mau laporin Subur
biar enggak kabur," ujar Adi. Adi berencana melaporkan Subur terkait
penistaan agama. Toh, pada kesempatan itu bukan hanya Adi CS yang mendatangi
SPK Polda Metro Jaya, ada juga sejumlah anggota masyarakat yang menamai dirinya
Gerakan Reformis Islam (Garis). Mereka juga ikut melaporkan Subur dan
menuntutnya bertobat. "Subur melanggar akidah Islam, secara tidak langsung
dia sesat, agar Subur meminta maaf kepada rakyat, tobat, dan harus menghentikan
hujatan kepada ulama," ujar KH Chep Hermawan, Ketua Penegak Syariah Garis.
Garis akan melaporkan Subur dengan laporan yang berbeda dari Adi meski
sama-sama mengadukan atas dugaan penistaan agama.
Sumber : Kompas
Tanggapan
Saya :
Oke
deh memang permasalahan atau bisa dibilang perseteruan antara eyang subur dan Adi
bing Slamet menjadi trend bahasan di media-media online dan juga media lainnya,
selama yang kami lihat tampak video Adi yang tampak mengutarakan
‘ketidaksenangannya’ terhadap sosok Eyang Subur saat diwawancara itu, lalu apa
sebenarnya yang terjadi pada keduanya, kenapa bisa demikian?
Ditelusuri
lebih jauh ternyata kejadian ini sering dikaitkan dengan RUU
Santet yang sedang dalam pengusulan namun menuai banyak pro dan kontra
sehingga harus menjadi sebuah fenomena baru yang populer, lalu hubungannya
dengan Eyang Subur dan Adi Bing Slamet yang lagi konflik.
Ya
tentu ada dimana Eyang
Subur itu kan paranormal dan juga katanya bisa nyantet terus Adi Bing
Slamet dulu sering menggunakan jasa Eyang Subur (bukan nyantet) sekarang kok
malah jadi konflik, lalu apa yang sebenarnya terjadi?
Dugaan
kuat ada salah satu yang telah dirugikan dan dari pengamatan pemberitaan yang
ada Adi merasa telah dirugikan oleh Eyang Subur lalu hendak menuntut Eyang sang
dukun, namun Eyang kembali mengancam dengan akan membuat Adi menyesal akan
tindakannya sehingga membuat masalah ini menjadi pelik dan kontroversial.
Kabar
terakhir menyebutkan kalau Adi kian gencar ‘menyerang’ Eyang Subur lewat media
diduga lantaran sakit hati sama si dukun dan ternyata itu dimulai sejak tahun
2011 yang lalu saat Adi sakit jantung yang diduga dibuat oleh sang dukun,
hingga kini rasa sakit hati Adi semakin memuncak.
Langganan:
Postingan (Atom)












